Mencari Minuman Teh yang Berkualitas (4): pemetikan daun teh

Seringkali kita melihat pada media televisi yang menanyangkan ulat yang dengan semangat teriak “Pucuk pucuk puck” pada daun teh. Selain itu juga ada seorang aktris yang mengatakan minuman teh yang berasal dari teh pucuk pilihan. kenapa harus pucuk daun teh? Apakah daun daun teh yang lain tidak bisa diolah?

Untuk bisa dinikmati sebagai minuman daun teh harus dipetik dari pohonnya dan dilakukan proses pengolahan. Hal paling penting untuk menghasilkan teh berkualitas adalah dengan cara memilih daun dan teh yang layak untuk dilanjutkan ke tahap pengolahan. Daun teh yang dipilihpun harus memenuhi kriteria persyaratan dalam kaidah pemetikan daun. Sehingga tidak semua daun teh bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan teh.

Daun teh yang akan masuk ke proses pengolahan haruslah daun yang masih muda. Daun teh yang muda yang digunakan hanyalah pucuk dan 3 daun setelah pucuk. Umumnya pucuk  teh dikenal dengan istilah “peko” Sehingga daun teh yang diolah adalah peko+3 daun atau “P+3”. Untuk lebih jelas maka perbedaan tersebut bisa dilihat pada gambar dibawah. Pucuk teh atau peko adalah daun yang masih berbentuk kuncup yang tergulung. Pucuk teh umumnya masih diselimuti semacam bulu-bulu halus dan aromanya sangat wangi. Timbul pertanyaan lagi, kenapa daun yang dipetik hanya 3 daun setelah pucuk?

camellia-shoots
Perbedaan bentuk dari pucuk dan daun teh

Daun yang masih muda lebih dipilih untuk produksi teh yang berkualitas. Hal tersebut dikarenakan daun teh yang masih muda berwarna hijau cerah jika dibandingkan dengan daun teh tua yang berwarna hijau gelap. Perbedaan umur daun teh akan mempengaruhi citarasa dan kualitas teh. selain itu perbedaan umur daun teh akan berdampak terhadap komposisi senyawa kimia seperti total polifenol, katekin, kafein dan aktifitas enzim polifenol oksidase. Pucuk daun teh memiliki komposisi total polifenol paling tinggi yaitu 26%. Jumlah daun teh yang semakin banyak maka total polifenol daun teh juga akan semakin rendah. Untuk lebih detail pembahasan tersebut bisa diakses jurnal di http://academicfoodjournal.com/archive/2009/issue6/29-40.pdf yang ditulis oleh Turkmen et al (2009).

TP tea leaves
Kandungan Total Polifenol pada daun teh

Ada faktor faktor lainnya yang mempengaruhi kenapa harus daun teh muda yang dipetik. Pembahasan lebih detail akan dibahas lebih dalam pada topik selanjutnya.

Salam Hangat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s